
Tips Membawa Perbekalan Saat Haji atau Umrah. Dalam perjalanan Haji dan Urmah, sudah menjadi konsekwensi logis kita pasti akan membawa oleh oleh yang banyak karena ketika di Arab Saudi kita ingat keluarga, anak, cucu, sanak, famili, dan juga tetangga.
Sedangkan, dalam bagasi penerbangan, barang bawaan kita sangat-sangat dibatasi yakni 20 kg untuk perjalanan ibadah umrah dan 30 kg untuk perjalanan ibadah haji.
Oleh karena itu, maka kita harus pandai-pandai mengatur dan memilih apa-apa yang harus kita bawa dan yang tidak perlu tidak usah kita bawa. Sebagaimana diantaranya adalah sebagai berikut:
Barang Yang Penting dibawa saat ibadah Haji atau Umrah
1. Pakaian
Dalam perjalanan ibadah haji dan umrah, sudah dipastikan koper (tas besar) bawaan kita dari tanah air akan jauh lebih ketat lebih penuh dan susah jika dibanding saat kita berangkat yang dalam bahasa Jawa dan bahasa kelakar dikatakan METENG/HAMIL, bahkan BERANAK koper dan tas kita karena ketika di Arab Saudi kita bernafsu dan bersemangat belanja, apa lagi bagi jamaah yang berduit dan berkantong tebal, banyak uang sakunya.Selama memang bagi jamaah dari Indonesia di Arab Saudi itu merangsang untuk membeli, maka tidak salah kalau di mata orang-orang Arab jamaah Indonesia itu dikatakan jamaah yang doyan belanja alias tukang belanja / tukang memborong.
Untuk mengantisipasi hal ini, maka hendaknya anda selain dapat menahan diri dan menyadari akan adanya hambatan barang bawaan. Maka disarankan anda tidak membawa pakaian banyak banyak. Cukup tiga stel saja. Dengan rasio:
1 Stel dipakai
1 Stel persiapan (serep)
1 Stel dicuci
Dan jika sudah berada di Arab Saudi, anda kekurangan baju, maka anda dapat membeli di sana karena disana harganya juga relatif murah, terlebih di kakilima.